Selasa, 22 Mei 2012

SHALAT DULU BARU MAKAN !!!


Ada kisah dua anak laki – laki. Mereka berdua kakak beradik, dan sangat rajin menjalankan puasa sunah senin – kamis. Suatu ketika saat adzan maghrib berkumandang, syukur terucap dan rasa bangga tercipta teriring adzan maghrib berkumandang. Mereka bergegas menuju dapur yang sudah dihidangkan sirup susu madu buatan ibu. Hemmmm,….. sirup buatan ibu membuat rasa dahaga mereka hilang.

“Dik, mau ngapain? Ayo sholat dulu” Kata kaka yang melihat adik mengambil piring dari dalam rak yang terpojok didapur rumah. Adik, terdiam sedikit malu. Namun dalam hatinya, rasa lapar telah singgah didirinya. Sehingga ia ingin cepat – cepat melahap nasi dengan lauk pauk yang menggoda itu. “Nanti dulu makannya dik, kita shalat maghrib dulu, ayo kita shalat” Sambung kakak berusaha menghentikan si adik yang masih berdiri dengan piring ditangannya. Kemudian kakak menuju masjid dengan harapan sang adik mengikuti dibelakangnya.

Setelah shalat berjamaah telah usai dilaksanakan dimasjid, ternyata adik masih asyik dengan makanan berat pembukanya.
“Asalamualaikum warohmatullahi wabarakatuh”
“Wa’alikummusalam warohmatullahi wabaraktuh” jawab ibu, dan adik dengan sedikit merenges dengan piring berisi nasi dan lauk pauknya. Hehehehe ternyata si adik bandel ya !! disuruh shalat, malah makan dulu. Akhirnya adik melaksanakan shalat maghrib tidak dimasjid dan tidak berjamaa’ah. Melainkan, ia shalat sendiri dikamar.

Saat adik keluar kamar usai melaksanakan ibadah shalat maghrib, terlihat kakak yang sedang menyantap makanan lezat kiriman dari tetangga sebelah. “Kenapa nak? Kamu masih lapar? Ada dirak makan sana nak, kalo kamu mau masih ada” Kata ibu berbicara kepada sang adik. Dalam hati si adik berkata “Yah, Sebenarnya itu makanan kesukaan aku, tapi tadi sudah makan dan banyak yang ku makan tadi. Kalau aku makan lagi, pastinya kenyang perutku ini.” Sang kakak sedikit meledek dengan senyuman meyindir diwajah.
“Makannya dik, kakak bilang juga apa. Shalat dulu, baru makan. Toh makanan ga akan habis atau hilang jika hanya ditinggal shalat kan. Justru, nih buktinya kakak dapat nikmat yang alhamdulillah sangat enak. Meskipun masakan ibu gak kalah enaknya, tapi kamu tetap mau kan sebenarnya” Ledek si kakak kepada adiknya.
“Iya kak, aku masih mau, tapi aku rasa perut ade udah ga bisa nampung makanan lagi”
Ibu dan kakak yang duduk diruang tamu, tersenyum karena pengakuan si adik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar